RSS

Manajemen Pemasaran (1)

CV

Tjedahwati

She was born in Jakarta on April 27th, 1991. She graduated with a degree in Agricultural from Bogor Agricultural University on 2014. She was a student on Magister Management Business at Bogor Agricultural University since October 2015. She liked to read comics, watch movies, draw, eat, and sleep.

Lessons 1

The first meeting of Marketing Management course discusses what it was marketing. Marketing according to Kotler (2009 ) is a social process in which individuals and groups obtain what they want by creating , offering , and freely exchanging products of value with others . Marketing is needed for several reasons , namely : to inform consumers about the products of a company , to expand the market , to build a brand , to build bonding and relationship , and so forth . Some things that can be marketed , namely goods , services , experiences , events , persons , places, properties , organizations , information , and  ideas.

The first meeting of Marketing Management course taught by Mr. Ujang Sumarwan . His teaching method is quite interesting . He often interact with students. Students are trained to issue the appropriate answer each other’s perceptions . It is quite in accordance with the marketing management courses where creativity is needed.

Text book

Ujang Sumarwan (editor). 2015. Pemasaran Strategic: Perspektif Perlilaku Konsumen dan Marketing Plan. IPB Press.

Silahkan download e-book:

2015 01 BUKU Pemasaran Strategik Perspektif Perilaku Konsumen dan Marketing Plan

Untitled

Sumarwan Ujang; Agus Djunaedi; Aviliani; H.C Royke; Jusuf Agus Sayono; Rico R Budidarmo; Sofyan Rambe. (Strategic Marketing: Strategy for Corporate Growth and Share Holder Value).-Pemasaran Strategik: Strategi Untuk Pertumbuhan Perusahaan dalam Penciptaan Nilai bagi Pemegang Saham . Published byInti Prima, Februari 2009, ISBN 979-450-451-3  Please dowload link below for book preview:

Silahkan download e-book:

2009 UJANG SUMARWAN PEMASARAN STRATEGIK – STRATEGI UNTUK PERTUMBUHAN PERUSAHAAN

Untitled1

Sumarwan, U., Achmad Fachrodji., Adman Nursal., Arissetyanto Nugroho., Erry Ricardo Nurzal., Ign Anung Setiadi., Suharyono., Zeffry Alamsyah. 1st Printing. 2011. Marketing Strategic: Value Based Marketing and Marketing Metrics. Pemasaran Strategik: Persfektif Value-Based Marketing dan Pengukuran Kinerja. Bogor, IPB Press.

Silahkan download e-book:

2010 UJANG SUMARWAN PEMASARAN STRATEGIK – PERSPEKTIF VALUE-BASED MARKETING

Untitled2

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 19, 2016 in Kuliah

 

Mimpi Ibuk

Aku semakin menarik gas dalam dalam. Hatiku bergejolak mengingat pertengkaran dengan Bapak. Bapak yang sudah tua dan penyakitan. Aku sering bertengkar dengan Beliau, biasanya hanya masalah sepele, namun kali ini berbeda. Aku benar benar marah dan kecewa dengannya. Aku selalu mengalah, namun tadi kesabaranku habis. Hilang entah kemana. Aku mengambil kunci motor, membanting pintu, kemudian pergi.

Sepanjang perjalanan pelarianku, pikiranku campur aduk mengingat kejadian dulu dulu. Beberapa hari lalu Ibuk cerita semalam ia bermimpi giginya tanggal. Ia khawatir akan terjadi sesuatu yang buruk dengan Bapak. Mengingat kesehatan Bapak tidak se-prima dulu. Orang dulu bilang bila mimpi gigi tanggal bakal ada kerabat yang meninggal. Benar atau tidak namun itu sering terjadi.

Ternyata perkataan orang dulu ada benarnya juga. Setidaknya kekhawatiran Ibuk terhadap Bapak salah. Bapak masih baik baik saja. Walaupun bapak kadang menyebalkan, namun aku tidak tega jika terjadi sesuatu padanya. Syukurlah.

Keesokan harinya di rumah Bapak…
(Suara pembaca berita di salah satu stasiun TV)
“Telah terjadi kecelakaan maut antara pengendara motor dengan pengendara truk tronton di Jalan Taman Mini, Jakarta Timur. Pengendara motor tewas seketika, ketika tidak sengaja masuk ke kolong truk dan terlindas. Diketahui korban seorang perempuan bernama Sekar Rusali, 24 tahun…bla..bla..bla..bla..”
“BAPAK!!!”, teriak Ibuk histeris.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 3, 2015 in Uncategorized

 

Virtual Villagers#3

Waktu berjalan begitu cepat. Saat ini saya berumur 42 tahun, saya telah memiliki seorang anak lelaki yang tampan dan tangguh. Saya berharap dia dapat menjadi bagian dari pulau dengan mengerjakan sesuatu yang ia suka. Tampaknya ia menyukai bekerja di ladang, ia dapat memetik buah berry dalam waktu singkat serta ia dapat menembak buah mangga hanya dalam sekali tembak!.

Kelompok kami mulai tumbuh menjadi kelompok yang besar. Semua pondok telah dibuat untuk tempat berlindung kami. Saat ini jumlah kami 30 orang. Jumlah tersebut merupakan jumlah maksimum yang dapat ditampung oleh pulau ini. Sekarang kami dapat membobol batu besar yang menutupi sebuah goa di bagian utara pulau ini dengan jumlah maksimum tersebut. Ketika batu besar tersebut berhasil dibobol, kami sangat heran terhadap sesuatu yang ada di dalam goa tersebut. Terdapat cetakan beberapa tangan di dinding goa, namun tidak ada satupun orang di dalam sana. Sampai sekarang kami tidak tahu kemana orang tersebut pergi.

Beberapa waktu yang lalu kami telah membuat sebuah prasasti yang ditujukan untuk Dewa di langit. Awalnya Dewa tersebut tidak senang karena kami lupa untuk bersyukur. Dewa akan senang apabila kami senantiasa berdoa kepada-Nya. Dewa tersebut akan memberkati kami dengan keturunan kembar 2 bahkan kembar 3, bahkan pada waktu-waktu tertentu Dewa memberikan hasil panen yang melimpah kepada kami.

Terdapat sebuah laguna di sebelah timur pulau ini. Laguna tersebut sering digunakan sebagai tempat bersantai dan bersenang-senang bagi kami. Terdapat air terjun kecil yang menjadi mata air laguna tersebut. Airnya yang jernih bahkan membuat ikan-ikan yang terdapat di dalamnya terlihat jelas. suatu ketika saya melihat seekor ikan yang lain dari biasanya. Ikan tersebut berukuran besar dan berwarna emas berkilau. Tidak ingin membuang waktu, saya ambil ikan tersebut dan membawanya ke tempat penyimpanan makanan. Ketika kami memakan ikan tersebut, sesuatu terjadi pada tubuh kami. Kami merasa sangat sehat dan kuat. Ternyata kami menjadi muda lagi. Semenjak itu, laguna tersebut memiliki kekuatan magis yang dapat membuat seseorang yang berenang di dalam nya menjadi awet muda dan abadi!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 25, 2013 in Cerita

 

Virtual Villagers#2

Terdapat 4 jenis pekerjaan yang dilakukan dalam kelompok kami. Pertama seseorang yang bekerja di laboratorium sebagai peneliti, ia bekerja untuk menghasilkan inovasi yang dapat mempermudah pekerjaan kami sehari-hari. Selanjutnya seseorang yang bekerja di kebun, di ladang, dan di laut untuk memenuhi pasokan makanan di gudang penyimpanan. Kemudian seseorang yang bekerja untuk membangun bangunan. Terakhir kemampuan untuk menarik lawan jenis. Terdapat tingkatan dalam setiap profesi, bintang 1 untuk pemula, dan 3 untuk yang telah mahir.

Kami telah menyelesaikan pondok pertama kami, sekarang kami dapat memperbanyak keturunan kami. Pondok pertama kami terletak di bagian selatan pulau dekat dengan kebun berry. Pondok tersebut terbuat dari kayu yang kokoh, atapnya terbuat dari daun kelapa yang telah dikeringkan, diikat dengan rotan yang kami ambil dari tanaman sekitar.  Kami dapat membuat pondok lagi jika jumlah kami telah melebihi kapasitas.

Ketika pondok telah selesai dibangun, sepasang lawan jenis dapat tinggal di dalam pondok tersebut. Tidak beberapa lama kemudian sang perempuan telah memiliki bayi. Perempuan tersebut harus mengurus bayinya sampai 2 tahun hingga bayi tersebut menjadi seorang anak kecil. Perempuan tersebut juga tidak diperbolehkan bekerja.

Beberapa hari yang lalu saya berjalan jalan di bagian utara pulau ini. Terdapat sebuah batu besar yang memiliki gambar telapak tangan. Ternyata bila diperhatikan dibalik batu besar tersebut terdapat sebuah goa. Saya melihat sepasang mata dari dalam goa tersebut, saya sangat penasaran. Namun dibutuhkan massa yang banyak untuk memindahkan batu besar tersebut. Lagipula kemampuan saya baru ditahap pemula. Saya harus lebih banyak berlatih untuk menjadi mahir dalam segala hal.

Suatu hari pernah seseorang dari kami terkena sakit. Seluruh mukanya berubah menjadi hijau, matanya tampak sayu, dan ia hanya dapat duduk lemah di dekat sumber air. Saya sangat panik, sehingga saya lari keliling pulau untuk mendapatkan tanaman yang dapat dijadikan obat. Sekarang kami tahu tanaman mana yang dapat menyembuhkan penyakit.

Terdapat banyak hal dari pulau ini yang belum diketahui. Saya sangat bersemangat untuk mengetahui setiap misteri yang disimpan di pulau ini…

bersambung…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 23, 2013 in Cerita

 

Virtual Villagers#1

Perkenalkan nama saya Anoki. Saya berumur 18 tahun. Saya merupakan salah satu pemuda yang selamat dari banjir bandang yang meluluh lantahkan desa saya. Selama berhari-hari saya terombang-ambing di laut, hingga akhirnya saya sampai di sebuah pulau…

Hanya ada 5 orang di pulau tersebut termasuk saya. Kami terdiri dari 3 perempuan dan 2 pria. Kami harus bertahan dan membangun pulau tersebut agar menjadi desa yang besar. Untuk saat ini kami menyebut pulau ini dengan sebutan “pulau”. Kami belum berniat untuk memberi pulau ini nama, selain belum ada ide kami masih trauma dengan bencana yang baru kami lalui.

Terdapat beberapa bangunan lama bekas penduduk pulau ini. Bangunan tersebut berupa meja batu berukuran persegi panjang yang nampak kokoh. Adapula bangunan yang atapnya berupa dedaunan kelapa yang disangga oleh kayu yang besar. Bangunan terakhir bentuknya sangat abstrak, berupa kayu besar, lebar, dan tinggi yang terletak di utara pulau ini. Untuk sementara kami hanya memanfaatkan 2 bangunan yang nantinya akan sangat berguna sebagai gudang makanan dan laboratorium.

Hal pertama yang kami lakukan adalah membuat inovasi-inovasi baru yang dapat membantu kami membangun kehidupan di pulau. Kami membuat inovasi di laboratorium, yaitu meja batu berukuran persegi panjang. Inovasi pertama yang kami buat adalah kayu berbentuk “Y” yang berguna untuk mencari sumber air. sumber air tersebut terletak di bagian selatan pulau, tepatnya di dekat gudang makanan. Berbicara tentang makanan, makanan pertama yang kami makan adalah buah berry yang terdapat di bagian barat pulau. Tidak perlu alat khusus untuk mengambil buah berry tersebut, hanya dengan memetik menggunakan tangan.

Setiap hari kami bekerja di laboratorium ataupun mengumpulkan berry sebagai persediaan makanan. Setiap ada inovasi baru yang telah kami buat, kami langsung memanfaatkannya dengan baik untuk membangun pulau. Namun sepertinya perjalanan kami masih sangat panjang dan melelahkan. Ternyata adapula rahasia yang tersimpan di pulau ini yang membuat generasi kami dapat hidup lama.

Semoga kalian dapat mengikuti dan menikmati perjalanan kami dalam membangun pulau.

bersambung…

virtual

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 14, 2013 in Cerita

 

Fashion Icon#3

Gw merasa seperti robot. Gw harus selalu menuruti permintaan yg diberikan seleb kepada gw. Rasanya kehidupan gw selalu di dikte. Sangat tidak mengasyikan. Terlebih lagi, gw kehilangan perasaan gw. rasa sayang ataupun cinta gak ada lagi dalam diri gw. Setiap cowo yang date sama gw, cuma gw jadikan boneka ken, ga ada perasaan lebih dari sekedar cowo yg untuk dipamerkan di setiap party.

MEMUAKAN sekali. Ketika gw di level paling atas, gw semakin sadar bakal banyak saingan dengan body yang lebih WOW dan pastinya lebih muda dari gw. Mungkin ini kehidupan yang diimpikan banyak cewe disini: cantik, tajir, memikat lawan jenis. Tapi mereka lupa yang paling penting yaitu: cinta dan persahabatan. Tidak dimiliki disini.

TAMAT

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada April 1, 2013 in Cerita

 

Fashion Icon#2

Rasanya gw mulai menyukai kehidupan disini. Tiada hari tanpa pesta dan hampir setiap gw defeat cewe di pesta tersebut gw selalu menang. Adakalanya gw harus menelan kekalahan karena gw kekurangan kue kepercayaan diri. Tapi toh kue itu bisa dibeli dengan mudahnya. Kalau gw menang defet 3 cewe disetiap pesta, gw akan mendapatkan tambahan bintang dan uang, setelah itu gw harus nulis di blog betapa menyenangkannya pesta tersebut. Kalau misalkan gw lagi sedikit sombong, gw bakal nulis di blog dengan kata- kata narsis terhadap diri sendiri ata istilah lainnya lupa diri.

Untuk setiap pesta harus ditunjang dengan pakaian yang sesuai dan so pasti berkelas. mau ga mau gw harus rajin hunting baju-baju model baru dan belum gw punya. Adakalanya gw kalap dan menghabiskan semua uang gw hanya demi gaun malam yang W o W wow!. Pada awal-awal kehidupan gw disini, sangat sulit untuk membeli 1 gaun malam, namun seiring bertambahnya level gw, mendapatkan uang menjadi semakin mudah, apalagi kalau gw udah dikenal oleh selebrity di kota tersebut. Kalau misalkan stok di 1 butik sudah habis, gw juga sering belanja di VIP store, untuk belanja disana gw harus punya cukup diamond untuk beli 1 atau lebih baju. Ingat diamong bukan uang ataupun koin emas yang biasa gw dapatkan. Ga heran dong kalo baju yang dijual di VIP store dapat mengangkat pamor gw jauh jauh jauh lebih tinggi lagi.

Hal yang paling memuakkan adalah ketika disebuah pesta ada cewe yang memakai baju, sepatu, tas, ataupun aksesoris yang sama dengan yang gw pake. Oh my God! dia ga bisa apa ga memakai apa yang lagi gw pakai?! Kalian tau kan rasanya gimana? antara malu dan ternyata baju gw pasaran! Iyyyuuuuhhhh….!!! Cewe seperti itulah yang harusnya gw kalahkan dan dia ga hadir lagi di pesta tersebut. Selain sesuatu yang sama di pesta, gw juga muak dengan cewe yang levelnya lebih tinggi dari gw. Gaya mereka sok anggun dan berkelas, padahal wajah mereka ga lebih cantik dari gw dan baju mereka? iyuuuh baju yang pernah gw pake di pesta level sebelumnya,,, ngga banget kan?!.

Rasanya semua orang mulai menyukai gaya gw, baik itu gaya berpakaian, gaya rambut, ataupu gaya gw dalam mengalahkan cewe-cewe. Hahaha, indahnya dunia ini kalau apa yang gw impikan benar-benar terwujud. Yap! sekarang gw udah dikenal sebagai Nara si Ratu Pesta!!.

bersambung…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 5, 2013 in Cerita